skip to main | skip to sidebar

About me

Foto Saya
Listyo Hapsari
Secuil pun tidak berguna tanpa kebahagiaan :)
Lihat profil lengkapku

Archivo del blog

  • ► 2015 (1)
    • ► Februari (1)
  • ► 2014 (2)
    • ► April (1)
    • ► Januari (1)
  • ▼ 2013 (7)
    • ▼ Agustus (1)
      • Melupakan Apa Yang Kita Pilih...
    • ► Mei (1)
      • Phil, Kamu Kemana?
    • ► April (3)
      • Monoton
      • SEMRAWUT
      • Sedang Proses..
    • ► Maret (2)
      • Lah Curhat Lagi Sama si Blog
      • Ah ini, kecewa...
  • ► 2012 (7)
    • ► Juli (1)
    • ► April (4)
    • ► Februari (2)
  • ► 2010 (2)
    • ► Agustus (2)
Diberdayakan oleh Blogger.

Seguidores

Sample Widget

Links

Teduh

Melupakan Apa Yang Kita Pilih...

Jumat, 23 Agustus 2013

"Tentu kita punya alasan mengapa dulu memilihnya, melupakan apa yang kita pilih adalah sesuatu yang memalukan diri kita sendiri, plin-plan, mengapa memilih kalau akhirnya dilupakan?" -Rohadi Apri. Ya, pria itu bernama Rohadi Apri, Ayah Roha sering kusebutnya dengan panggilan itu. Ada banyak alasan mengapa aku lebih memilih menceritakan segala keluh ku kepadanya, dia kakak angkatan di organisasiku. Dia cerdas memberiku semua nasihat yang bisa membuat otak ku berpikir jernih. Dia mengambil jurusan Sastra, itu pun yang membuatnya pintar mengolah kata untuk berdebat denganku saat kami minum kopi. Aku sering menceritakan tentang 'dia' yang setahun belakangan ini bergentayangan di pusat alam bawah sadar pikiranku Tentu saja, untuk apa mempertahankan 'rasa' ini yang sama sekali mustahil untuk diwujudkan. Aku selalu ingin melupakannya, tapi gagal, dan hanya bisa pasrah.
Mencintainya seperti halnya saat membeli sepatu. Aku berkeliling toko tersebut, mencari sepatu yang terbaik.Banyak sepatu bagus di toko ini, namun hanya satu yang ingin ku beli. Yang cocok kupasangkan di kaki ku, sehingga nyaman untuk ku lalui semua jalan  Tentu saja dia bukan sepatu, tak bisa kubandingkan 'bumi' ku seperti sepatu. Aku sadar rindu yang menyembul ini tak mungkin menyeruak masuk ke dalam hatimu, bahkan mengintip pun tak bisa! Kau memang tampak spesial dengan segala apa yang kau punya. Sekarang aku mulai mengerti, aku tak akan melupakanmu. Namun, ada saatnya ketika kau akan terkubur dalam ingatanku, dalam, dalam sekali. Sehingga tak ada lagi yang perlu aku takuti akan perasaan itu, suatu saat tak mungkin hadir lagi, suatu saat. 

"Walaupun itu tidak sejalan, bahkan meyakitkan, tidak pas rasanya dilupakan. Bahkan kalau bisa malah berjalan berdampingan, agar jadi pembanding dalam memilih jalan yang baru" - Rohadi Apri. Ya Allah ya Tuhanku, akupun tak sekuat apa yang orang lihat. Aku tak mungkin selalu memasang tampang tanpa beban, tapi dia bukanlah beban, namun terasa berat saat semuanya harus menggunakan 'rasa'. Aku tahu, semua akan terasa berat ketika harus mengawali dengan perasaan. Namun, logika pun tidak bisa mengalahkan rasa yang ku punya. Cinta bisa membuatku melupakan waktu, tapi waktu juga bisa membuatku melupakan cinta. Entah, aku sudah terlanjur bingung.

Ku teguk kopi dalam cangkir. Gusti, emping pun membuatku terbelalak mengingatnya, emping kuning-kuning kunang-kunang. Katanya, dia adalah orang bodoh. Dulu dia selalu bilang begitu. Mengapa mencari bahagia yang sudah jelas ada dalam diri kita masing-masing. Ah sudahlah, kupikir lebih baik aku tidur. Dank u, Phil :)

 Yogyakarta, 24 Agustus 2013. Pukul 02:40 dini hari.

Diposting oleh Listyo Hapsari di 12.38 0 komentar  

Phil, Kamu Kemana?

Rabu, 01 Mei 2013

Sudah seberapa lama kamu menghilang, Phil?
Apa memang aku tak pernah ada di bait kisah hidupmu?
Dimana kamu yang dulu berhasil membuatku bahagia?
Kapan kamu kembali? Membuatku bahagia, sangat bahagia..
Apakah aku terlihat mengemis menjijikan?
Aku bukan pengemis, cuma ingin kamu kembali mengisi kosong kebahagiaanku..
Sebegitu nggak pentingkah aku dihidupmu?
Aku masih ingin kamu disini, Phillip..
Apakah dengan perginya kamu,
kamu ingin menunjukkan adanya bahagia yang lain yang bisa ku dapat?
Belum bisa, Phil..
Kamu sangat spesial dalam hari-hariku.
Aku rindu ucapan 'sleep tight' yang kau kirim lewat pesan singkat ke henponku.
Aku rindu membaca setiap kalimat yang kau buat.
Aku rindu keunikanmu.
Aku rindu panggilan 'Lilian' yang kamu beri untuk ku.
Apakah kamu masih mau memanggilku dengan nama 'Lil'?
Apakah kamu masih mau membalas semua pesan singkat yang ku kirim?
Aku rindu kebahagiaan..
Menyukaimu adalah suka cita terdalam yang pernah kurasakan.
Allah memang Tuhan yang Maha Keren, Dia menciptakanmu yang juga keren namun tak melebihiNya.
Kerennya kamu bisa buat saya seperti gila.
Seakan kamu candu yang membuat aku mabuk.
Kamu mengajarkanku cinta yang mubadzir, buang-buang usaha :)
Terimakasih telah mengajarkanku sabar beserta rasa sakit yang ikut serta :)
Aku akan tetap menunggumu, sampai aku tidak bisa menunggu lagi.
Siapa tahu Tuhan mau melebihi kapasitas kebaikanNya dan mengabulkan segala keinginanku.
Phil, kamu tidak bisa menentang kemauan Tuhan hihi :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 23.33 0 komentar  

Monoton

Senin, 22 April 2013

Hidupku yang dulu tertawa, sekarang menjadi diam.. Bisu seketika oleh sebab yang aku sendiri tak tahu. Rasaya hampa. Kalau hidupmu selalu penuh dengan pertanyaan "hai.. apa kabar?", tidak denganku. Begitulah hidup, menjadi apatis saat kau menjadi mahasiswa. Buktinya tak ada satupun yang bertanya tentang bagaimana kabarku. Bukan hanya itu, semua menjadi acuh dan menjauh hanya untuk sekedar menyapa atau membalas pesan singkat. Hari-hariku mulai membosankan, dimulai dengan bangun dari tidur, mandi, kuliah, makan, kuliah lagi, pulang ke rumah, lalu menonton teve, kemudian tidur lagi. Dan begitulah seterusnya sampai aku benar-benar bosan. Aku punya teman?
Ya, memang. Tapi dimana mereka? temanku yang menolak mengantarku ke toko buku untuk bertemu seorang penulis, yang mengaku bahwa kakinya sedang sakit, sehari setelahnya mengajakku ke acara ulangtahun temannya, teman barunya di kampus, yang belum begitu dia kenal, yang sama sekali tidak aku kenal. Sontak aku emosi, aku menolak ajakannya. Bukan dendam, hanya ingin menegaskan bahwa aku bukan babunya yang bisa dia suruh kapan saja. Lalu, kemana teman-temanku yang lainnya? Yang sok mengajak bertemu lewat akun twitter, mereka juga hilang. Ya, hidupku mulai sepi. Aku mulai membenci mereka. Bagaimana dengan teman baru ku di universitas? Aku tidak merasa dekat dengan mereka, hanya beberapa yang dekat, hanya si Nur si Arum dan si Dila. Itupun hanya dekat saat di kampus. Semua kekesalanku hanya bisa aku limpahkan lewat coretan dan tulisan. Kenapa tidak cerita ke orangtua? Menurut mereka, ceritaku tidak penting, terkadang hanya kata "bodoh" yang mereka ucap kepadaku saat aku bercerita. Lalu harus kepada siapa aku melimpahkan semua keluh kesah ku? Pacar? ha ha ha that's bullshit! Semua yang ada hanyalah omong kosong. Jiwaku mulai menandakan keapatisan terhadap lingkunganku. Aku sendiri bingung harus berbuat apa. Senyum yang aku tampakkan hanyalah senyum palsu. Aku mulai sulit tidur, mungkin ini tanda-tanda gejala stress. Yep, saking monotonnya aku sampai bingung bagaimana menjalani hidup :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 06.35 0 komentar  

SEMRAWUT

Jumat, 19 April 2013

Hari-hari ku mulai semrawut (nggak karuan). Di mulai dengan ujian filsafat yang menurutku sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat menyedihkan. Susah payah menghapal, ternyata lupa apa yang dihapal. Lembar jawaban aku isi secara ngawur, seperti seni, bebas berkreasi :) lanjut lah aku karena pusing mikir ujian, langsung mampir warung mie ayam, dan memesan mie ayam pakai bakso, pakai micin, pakai jamur, pakai sawi, pakai pangsit, pakai bakso goreng, enak, enak sekali. Sampai akhirnya aku sadar kalau tugas resume materi Sejarah Perpustakaan Islam belum selesai, dan hebatnya inilah hari terakhir pengumpulan. Aku syoook! Langsung ku kebut cari-cari bahan materi di internet, rada copas sih, tapi biarin! Aku terlanjur sebel duluan sih :) langsung sehabis jumatan aku kumpul, jeng jeng jeng si dosen ada di kursinya, menghadap leptop dengan tatapan serius, "emm... Pak, Saya mau ngumpul tugas" sambil nyodorin tugas. Beliau jawab "Kenapa baru sekarang? Kapan jadwal terakhir kumpul tugas ini?", aku jelas nggak mau kalah galak dan menjawab "Kan terakhir tanggal 19, Pak!", dan kemudian beliau luluh memberikan amplop wadah tugas dan tentunya presensi :)
Lega rasanya, lalu aku pun kirim-kirim sms ke seorang kawan, biasalah ngajak main, mumpung ada seorang Penulis kesukaanku yang berdomisili di Bandung sedang main-main ke Jogja. Tapi temanku jawab "Maaf ya, kaki ku nggak memungkinkan buat keluar". Ini sungguh kampret sekali, kemarin aku sms dia untuk tanya posisinya, dia jawab "Aku lagi jalan-jalan sama mbak ku nih, kenapa?". Oh what a horrible day! Teman seperjuangan yang tidak ada saat aku butuh! Setiap dia butuh dan ada perlu, dia datang. Tapi giliran aku butuh, dia pergi :) Setiap dia putus, pasti dia nangis-nangis dateng ke aku, disuruhnya aku buat anter-anter dia kemanapun dia mau. Tapi giliran dia udah punya pacar, aku dibuang :) Tapi enggak apa-apa karna memang begitu fungsinya teman, dan hidupku kembali monoton! Sorenya aku kumpul rapat sebuah organisasi di kampus ku, membahas tentang seni rupa, seni lukis. Kami sepakat untuk mengadakan latihan melukis secara rutin tiap minggunya. Kakak yang mengajari kami sangatlah hebat, namanya mas Hexta. Lukisan wajah yang dia bikin super duper awesome!!!! Dia mampu menghidupi dirinya sendiri dengan hanya melukis, dan itu keren!!!! Dan dari cerita hidup beliau lah, aku mulai mensyukuri hidup. Aku mulai menyadari bahwa hidupku sudah sangat luar biasa. Sehabis maghrib aku pulang. Gerimis disini sangat seksi, dan aku suka. Tidak perlu pakai mantel, kan aku suka hujan. Kalau suka hujan kenapa harus pakai mantel? kenapa harus pakai payung? hehehe sampai rumah basah kuyup. Dan hujan-hujan malam ini membuat aku bahagia, setelah banyak kejadian buruk yang membuat unmood hari ini, dan harus tetap bersyukur. Ya Allah ya Tuhanku yang Maha Segala-galanya, terimakasih untuk pelajaran hari ini. Aku bisa menghargai hidup yang telah Kau beri. Aku menjadi mengerti bahwa teman yang benar-benar teman itu sulit untuk di cari. Aku menjadi lebih sabar dalam masalah seperti ini :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 07.57 0 komentar  

Sedang Proses..

Minggu, 14 April 2013


Dunia ku mulai hampa, begitu kosong tak beraturan.
Mulai sering melupakan hal-hal kecil, namun belum bisa melupakan kamu.
Iya, aku sedang mencoba.
Butuh waktu yang panjang untuk benar-benar melupakan perasaan ini.
Aku tahu bahwa sosok mu sulit untuk dilupakan begitu saja.
Karna saat aku menyukaimu, itu sangatlah gampang.
Memang bukan fisikmu yang aku suka.
tapi ada yang menyembul dalam pikiranku, tentang kamu.
Kamu seperti mawar merah, begitu indah namun menyakitkan.
Seringkali durimu menancap saat aku coba menggapaimu.
Atau mungkin ini lebuh baik untukku?

Membiarkanmu tidur terlelap tanpa ku ganggu.
Ah, sulitnya proses ini.
Masih belum bisa dikatakan bahwa ini sebuah progress.
Kamu begitu indah, sulit untuk dilupakan.
Bagaimana bisa aku melupakan lelaki seindah dirimu?
Yang bahkan belum sempat bertemu pun aku sudah rindu.
Yang setiap malam harinya mampu membuatku terlihat tolol,
memeriksa henpon yang bahkan tidak berbunyi.
Yang mampu membuatku mencinta, walau ku tahu tak mungkin bisa.
Yang mampu membuatku memeriksa akun jejaring sosialmu setiap saat.
Yang mampu menghipnotisku untuk melihat kumpulan foto di akunmu.

Aku mungkin memang bodoh.
Tapi aku sadar bahwa aku benar-benar suka.
Kamu yang menyebalkan, yang mampu membuat hidupku berubah.
Mampu merusak kebahagiaanku.
Mampu mengubah sedih menjadi bahagia.
Mampu membuatku sadar, bahwa hidup tak harus memikirkan cinta.
Kamu memang hebat.
Membuatku tak karuan dalam berpikir.
Tapi aku menikmatinya :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 11.34 0 komentar  

Lah Curhat Lagi Sama si Blog

Minggu, 24 Maret 2013

Seneng rasanya waktu hari jumat itu sore-sore kamu sms ke nomer saya, mungkin kamu kalau bilang masih di gedung itu kita bisa ketemu hehehe tapi wajarlah, kamu pelit kata-kata kan? kan? kan? :) hari sabtu minggu sayane nungguin sms dari kamu lagi, dan nggak ada sms dari kamu -_____- padahal udah rela begadang, emang susah deh ya naksir orang yang nggak peka macam kamu. Sampe sekarang saya masih nungguin kamunya, nantilah kalau kamu beneran pergi dari hidup saya, barudeh saya move on, susah kayaknya hahaha kata temen-temen sih saya cuma buang-buang waktu, but you know laaaaaah saya kan suka begini, suka sama sikap cuek kamu. Jarang ada cowok macem kamu di hidup saya, cuma kamu yang aneh, bukan aneh kategori mirip alien. Tapi aneh kategori menurut saya menarik. Kapan kamu mau ajak saya ke pantai? Kapan itu kamu sudah janji lho, dear :) saya tetep tungguin sampe kamunya bosen, kalo saya kan nggak mungkin bosen hahahaha seneng euy, aneh aja rasanya bisa suka sama laki macm kamu, kamu spesial tanpa kornet dan telor hihi mungkin rada gila sayanya, macem kena pelet aja. Tapi ini saya sadar kok, nggak mungkin saya kena pelet kamu, kan kamunya nggak suka aku :D pengen nanyain kabar kamu, tapi pasti kamunya engga ngegubris smsku yes? Makanya saya tahan buat enggak smsin kamu, biar enggak ganggu. Kira-kira aku tahan nungguin kamu berapa bulan ya? Atau nungguin berapa tahun yaa? Tenang aja aku tetep semangat hihihi terimakasih sudah mau-maunya ngajarin aku bersabar, dear :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 17.53 0 komentar  

Ah ini, kecewa...

Sabtu, 02 Maret 2013

Seharusnya nggak usahlah saya bilang ke kamu tentang yang malam itu. Dengan aku bilang semua ketertarikanku padamu, kamu mulai pergi dari hidupku kan? iiiiih bodohnya saya, semua butuh waktu bukan? Butuh waktu untuk mengungkapkan, saat kamu menolak, butuh waktu juga supaya rasa kecewa hilang. Kamu marah sama saya? padahal waktu kamu ajakin saya buat minum susu depan salah satu sekolah menengah pertama itu sayanya seneng banget lho, walaupun itu belum terlaksana alias hanya rencana. Kamu tahu? sayanya suka kamu sejak kamu minta jadi teman saya di facebook, dan bukan maksut buat sering ngegoda kamu lewat sms, cuma sekadar pengen tahu kabar kamunya aja, dear :) Saya menyesal sesudah sms yang malem-malem itu, kamunya jadi enggak pernah sms lagi. Kamu sekarang apa kabar? sehat kan? Alhamdulillah.. Saya pernah nangis karna bodoh banget bilang gitu ke kamu hehehe tapi yasudahlah, itu hak kamu buat nolak saya dear. Bukan nolak sih, cuma ngediemin saya hahaha kangen waktu malem-malem kamu ngucap "sleep tight dear" kayaknya sekarang nggak akan lagi kamu bilang gitu ya? Sayanya disini cuma pengen kamu bahagia dear, bahagia ngelihat kamu bahagia, bahagia sama saya tapinya hahahaha. Semoga kamunya cepet ngasih kabar lagi ke saya, saya khawatir ha ha ha terimakasih sudah mau-maunya kenal saya :)

Diposting oleh Listyo Hapsari di 02.16 0 komentar  

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License

Creative Commons License